…BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM…J
Assalamualaikaum warrahmatullahi wabarakuh
Welcome to my blog guys…. Apa kabarnya ni??? Hehe semoga kalian
semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa
Materi yang akan saya bahas pada blog ini yaitu tentang… jeng jeng
jeng…… ikatan dan struktur…. Wow amazing. Apa itu ikatan? Hayooo apa heheh… ok
penasaran kan…silakan simak penjelasan berikut ini. Selamat membaca
IKATAN dan STRTUKTUR
- ikatan, struktur, reaksi, sifat fisik itu sangat dipengaruhi oleh jari- jari atom, sudut ikatan, dan elektron valensi atom atau ion
Klasifikasi
Ikatan
Ikatan adalah sebuah proses fisika
yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau
molekul yang menyebabkan senyawa tersebut menjadi stabil. Wow seperti pasangan
aja yaa saling menyempurnakan haha :D ayoo jangan baper. Nah sudah tau kan apa
itu ikatan, penjelasan dibawah ini akan menjelaskan ikatan secara rinci yukkss
disimak…J
A. Ikatan logam
Ikatan logam terjadi antara atom-atom
logam dalam suatu unsur logam, misalnya ikatan logam pada besi, zink, tembaga,
dan unsur logam lainnya. Ikatan logam adalah ikatan antaratom dalam suatu unsur
logam dengan menggunakan interaksi antarelektron valensi (Wulandari, 2016)
B. Ikatan Kovalen
Ikatan Kovalen adalah
ikatan yang terjadi karena penggunaan pasangan elektron bersama yang berasal
dari kedua atom yang berikatan. Dengan kata lain, kedua atom saling
menyumbangkan elektronnya, kemudian elektron tersebut digunakan bersama agar
mencapai kestabilan. Diikatan kovalen ini mereka itu saling
melengkapi satu sama lain selalu support gitu dehh :D
C. Ikatan Ion
Ikatan ion atau
ikatan elektrovalen adalah ikatan yang terjadi antara ion positif ( kation)
dengan ion negatif (anion) akibat adanya gaya elektrostatis ( terus-menerus)
anatara ion berbeda muatan tersebut. Kation terbentuk apabila suatu atom
melepas elektron valensinya, sedangkan anion terbentuk apabila suatu atom
menangkap elektron dari atom lainnya. Pada senayawa NaCl, ion Na+ merupakan ion logam, sedangkan ion Cl-
merupakan ion nonlogam. Oleh karena itu, senyawa NaCl merupakan senyawa ion
karena terbentuk dari ikatan ion.
Sekarang teman-teman sudah tau kan apa itu ikatan dan apa
saja jenis ikatan. Selanjutnya akan ada faktor yang menentukan ikatan tersebut…
okee kembali disimak yaa
Faktor Geometri yang menentukan ikatan dan
struktur
Dua parameter, jari- jari dan kekuatan
menraik electron atom atau ion menentukan ikatan, struktur, dan reaksi zat
elementer dan senyawa. Banyak usaha telah didedikasikan untuk mendapatkan nilai
numerik dua factor yang dapat diterapkan untuk semua material.
a. Jari – jari atomik dan ion
Kerapatan
electron dalam atom secara perlahan akan menuju, tetapi tidak mencapai nol ketika
jarak dan inti meningkat. Oleh karena itu, dapat dinyatakan bahwa jari-jari
atom atau ion tidak dapat ditentukan. Namun, secara eksperimen mungkin untuk
menentukan jarak antar inti atom. Jari-jari atomic yang ditentukan secara
eksperimen merupkan salah satu parameter atomic yang sangat penting untuk
mendeskripsikan kimia structural senyawa. Hal inilah yang menjadi alasan bahwa jari-jari logam sebagai separuh jarak atom
logam (2r).
Jari-jari kovalen secara
eksperimen mendefinisikan separuh jarak atom logam antara dua atom yang sama
terikat secra bersama oleh ikata kovalen. Jari
– jari ionic (r1+r) berkaitan dengan jarak antara dua inti
yang terhubung oleh ikatan elektrostatik antara kation ( positif) dan anion (negative) masing-masing unsur. Berikut merupakan gambar yang menggambarkan
jari-jari atomic dan ionic.
Kita juga harus sadar bahwa jarak kation dan anion pasangan ion yang sama
menjadi lebih besar ketika bilangan
koordinasi ion lawannya meningkat. Jari- jari logam dan kovalen, juga
disebut jari- jari atomik, menjadi lebih kecil dalam periode yang sama dari kiri
kekanan.
b.
Entalpi Kisi
Entalpi kisi difenisikan sebagai perubahan entalpi standar reaksi
dekomposisi ristal ionik menjadi ion-ion gasnya (s adalah solid, g adalah gas, dan
L adalah kisi (lattice)). Entalpi
kisi secara tidak langsung dihitung dari nilai dari nilai perubahan entalpi
dalam tiap tahap menggunakan siklus Bom-Habber. Siklus Bom-Habber adalah suatu
oendektan yang digunakan untuk menganalisi energi reaksi. Siklus ini dibentuk
dengan menggunakan data entalpi; entalpi pembentukan standar kristal ion dari
unsur- unsurnya, ∆Hf entalpi
sublimasi padatan elementernya, entalpi atomisasi yang berhubungan
entalpidisosiasi molekul ganya, ∆Hatom, entalpi ionisasi yakni
jumlah entalpi ionisasi pembentukan kation dan entalpi pengangkapan elektron
dalam pembentukan anion, ∆Hion. Entalpi kisi dihitung dengan
menggunakan habungan: (Taro, kimia anorganik, 2004)
∆Hatom+∆Hion - ∆HL-
∆Hf = 0
c.
Tetapan Madelung
Entalpi potensial
coulomb total antara ion dalam senyawa ionik yang terdiri atas ion A dan ion B
adalah penjumlahan energi potensial coulomb intraksi ion individual, Vab karena lokasi ion-ion
dalam kisi kristal ditentukan oleh tipe struktur, potensial Coulomb total antar
ion dihitung dengan menentukan jarak antar iond d. A adalah Tetapan Madelung yang khas untuk tiap struktur kristal. Faktor terbesar selanjutnya yang
berkontribusi pada entalpi kisi adalah gaya van der Waals, dan gaya dispersi
atau interaksi London . interaksi ini bersifat tarikan antara dipol listrik,
yang berbanding terbalik dengan pangakat 6 jarak antar ion. Gaya van der waals
nilainya sangat kecil yaitu 1% dari harga total gaya coulomb.
d.
Struktur kristal logam
Bila kita bayangkan atom
logam sebagai bola keras, bila disusun terjejal dibidang setiap bola akan
bersentuhan dengan enam bola lain (A). bila lapisan lain sususan dua dimensi
ini diletakkan diataslapisan pertama, pengepakan akan rapat dan strukturnya
akan saling stabil secara energetik bila atom – atom logamnya diletakkan diatas
lubang (B) lapisan pertama. Baila palisan ke tiga diletakkan diatas lapisan
kedua, ada dua kemungkinan. Yakni lapisan ketiga (A) berimpit dengan lapisan pertama (A) atau lapisn
ketiga (C) tidak berimpit baik dengan (A) atau (B). Pengepakan jenis ABAB..-
disebut heksagonal terjajl (hcp) dan jenis ABCABC…- disebut kubus terjajal
(ccp) . Dalam kedua kasus ini, setiap bola dikelilini oleh 12 bola lain, dengan
kata lain berbilangan koordinasi 12. Polihedral yang dibentuk dalam hcp adalah anti-kubooktahedral, dan
dalam ccp adalah kubooktahedral.

Bila kisinya diiris dibidang yang berbeda, sel
satuan ccp nampak berpa kubus
berpusat muka (fcc) kubus
berpusat muka? Apaan tu? Nah begini
ya jadi maksud kubus berpusat muka yaitu adanya bola disetiap sudut kubus dan
satu di pusat setiap muka. Sudah mengerti? Hehe. Oke lanjut yaa. Sel satuan hcp
adalah prisma rombohedral yang
mengandung dua bola yang terletak pada
posisi yang ditunjukkan gambar dibawah ini..
Dalam hcp dan ccp, terdapat lubang diantara bola – bola (
renggangan), yang dapat berupa lubang Ob yang dikelilingi 6 bola
atau Td yang dikelilingi oleh 4 bola
Yang dapat masuk
kedelam lubang atau cela tersebut adalah anion.
Gimanaa materinyaa? Asyikkk kan?
Hehe masih semangat nggak nii? Lanjut yaa :D
e. Kristal Ionik
Struktur
dasar Kristal ion adalah ion yang lebih besar (anion) membentuk susunan
terjajal dan ion yang lebih kecil
(kation) masuk kedalam lubang octahedral atau tetrahedral diantara anion.
kristal ionic dikalsifikasikan kedalam beberapa tipe struktur berdasarkan jenis
kation dan anion yang terlibat dan jari-jari ionnya. Setiap tipe struktur
disebut dengan nama senyawa yang khas.
Cesium kholorida, CsCl adalah struktur khas yang
diberikan. Ada satu ion Cs+ di pusat kubus dan delapan ion Cl- berada di sudut-sudut kubus. Sebaliknya bila Cl- berada
di pusat dan delapan Cs+ berada disudut-sudut kubus, jumlah
masing-masing ion tetap sama. Jadi, struktur ini dirujuk sebagai struktur
(8,8). Ada satuan ion Cs+ dan satu ion Cl- dalam satu sel
satuan sehingga cocok dengan rumus CsCl. (Taro, kimia anorganik, 2004)
Kita
sudah belajar jari-jari atomik dan ion, lalu entalpi kisi,tetapan madelung, struktur kristal logam, kristal
ionik hmm udah banyak yaa.. tapi masih ada yang kurang teman-teman yaitu Aturan Jari-jari. Ternyata
jari-jari juga ada aturan yaa heheh.
f.
Aturan Jari-Jari
Dalam bagian struktur yang hanya terdiri dari anion,
anion membentuk koordinasi polihedral disekeliling kation. Jari jari anion rx
adalah separuh sisi polihedral dan jarak kation di pusat polihedral kesudut
polihedral adalah jumlah jari-jari kation dan anion rx + rM.
Polihedral dalam CsCl adalah kubus,
strktur NaCl adalah oktahedral, dan ZnS adalah tetrahedral. Jarak dari pudat
kesudut polihedral adalah berturut-turut √3rx,√2rx,dan 1/2√6rx. sehingga, rasio jari-jari kation dan anion adalah ( √3rx-rx)/rx= √3-1=732 ini untuk senyawa CsCl, ((√2rx-rx))/rx= √2-1=0,414 untuk NaCl, ( 1/2 √6rx-rx)/rx 1/2√6-1=0,225untuk ZnS (Taro, kimia anorganik, 2004)
Udah selesai belum?? Hehe belum yaa
masih ada 1 materi lagi yaitu variasi ungkapan Struktur padatan
g.
Variasi Ungkapan Struktur Padatan
Banyak padatan anorganik
memiliki struktur 3-dimensi yang rumit iyaa
seperti kamu yang rumit heheh. Ilustrasi yang berbeda dari senyawa yang
sama akan membantu kita memahami struktur tersebut. Dalam hal senyawa anorganik
yang RUMIT, mengambarkan ikatan antar atom. Walaupun terdapat ikatan antar
anion, strukturnya akan disederhanakan bila polihedral anion menggunakan dua
susdut (muka atau sisi). Struktur ionik dianggap strktur terjejal anion.
Cukup sekian dulu
ya teman-teman materinya. Gimana paham nggak? Saya aja nggak paham hehe just
kidding. Semoga materi ini bermanfaat ya buat teman-teman. Terimakasih karena
sudah membaca blog saya, mohon kritik dan saran nyaa yaa teman-teman see you
next time bye bye….
DAFTAR PUSTAKA
Taro, S. (2004, mei ). kimia anorganik. buku teks
kimia anorganik online. (ismunandar, Trans.) tokyo, tokyo, Jepang: Iwanami
Shoten.
Wulandari, E. T. (2016, mei). Kimia Peminatan
matematika dan ilmu alam. (A. Qurniawati, Ed.) Klaten, Jawa Tengah,
Indonesia: Intan Pariwara.